Cara mengatasi lampu sepeda motor yang sering putus

Penyebab bohlam lampu sepeda motor mati mendadak adalah karena habis masa pakai, korslet atau permasalahan pada komponen pedukung. Komponen pendukung dimaksud adalah kiprok (rectifier/regulator). Tapi, kalau penggantian bolam lampu cukup sering hampir dipastikan kiprok-nya lah yang bermasalah. Kiprok semdiri berfungsi untuk mengatur aliran listrik dari spul ke bohlam lampu serta mengatur masuknya arus listrik ke aki.

“Jika kiprok megalami kerusakan, maka gejala ini selain membuat bohlam lampu sepeda motor cepat putus juga dapat merambat ke komponen pangatur pengisian aki sehingga aki pun cepat soak. Maka jalan keluar
satu-satunya adalah menganti kiprok dengan kiprok yang original agar lebih awet (tahan lama).

Sedikit penjelasan, bahwa sumber arus listrik motor didapat dari lilitan sepul arus AC (AC = Alternating Current) dan besar tegangan berubah-ubah sesuai putaran mesin. Maka diperlukan alat pengubah sistem arah arus dari AC menjadi DC, yang selanjutnya ditampung di aki dan tidak akan balik ke sepul pengisian. Alat inilah yang kita sebut dengan Kiprok.

Seiring kemajuan teknologi, kiprok terdiri dari dioda (berupa mikro elektronik berbahan material semi-konduktor bersifat sebagai pengantar arus listrik pada satu arah), akhirnya pabrikan motor mengembangkan teknologi pada kiprok yang namanya jadi regulator/rectifier yang dalam komponennya dan sudah dilengkapi kiprok yang disempurnakan rangkaian penstabil tegangan. “Jadi, meski motor tak dilengkapi kiprok (kiprok rusak), kelistrikan seperti lampu tidak cepat putus.